Diam Dalam Heningku

Jumat, Februari 10, 2012
Malam ini masih sama seperti malam-malam yang lalu. Seperti biasa, aku duduk sendiri di teras ini. Ah...langit menyapaku dengan warnanya yang pekat. Aku pura-pura tak tau dengan senyuman sinisnya. Ia menatapku nanar. Aku masih terdiam seolah tak mengerti dengan tingkah lakunya padaku. Walaupun sesungguhnya tak ada yang kumengerti dari keadaan ini.

Apakah langit mencoba menghiburku? Tapi kenapa ia justru membuatku takut? Kenapa aku justru makin tak tenang dengan semua ini? Apakah ini salah satu bentuk teguran untukku? Atau malah hukuman atas ketidakmampuanku?


Dalam kesendirian kucoba menemukan jawabnya. Lalu kuputuskan untuk diam dalam keheninganku. Mencoba masuk ke dasar hati yang terdalam, merefleksikan dan merenungkan segala aspek kehidupan ini. Kuputar kembali memori yang masih kusimpan dengan baik di kepalaku. Tak semuanya memang bisa kujaga untuk tetap ada bersamaku. Sebagian pergi meninggalkanku dan sampai sekarang belum kembali. Tapi ya sudahlah, aku memang bukan sosok yang sempurna yang bisa menerima segala sesuatunya juga dengan sempurna.

Ada sebuah ungkapan "tatkala manusia berhenti berpikir, semuanya berada pada tempatnya yang sempurna." Baiklah, kuhentikan pikiranku. Kurasuki diriku lebih dalam lagi di dalam keheningan. Tak kuijinkan sedikitpun pikiranku sibuk mengatur ini harus begini, itu harus begitu karena bisa masuk dalam situasi hening seperti ini adalah satu sisi kehidupan yang teramat langka untukku.

Aku mulai masuk ke sisi lain dalam diriku. Satu sisi yang tak mungkin aku temukan ketika aku masih dikuasai oleh pikiranku. Ternyata apa yang kulihat sungguh berbeda dengan semua pendapatku selama ini tentang kejadian-kejadian yang ada di sekitarku. Ternyata semua tak seburuk yang kukira. Sungguh banyak hal-hal baik yang kulewatkan begitu saja. Bahkan, dari sekian banyak kegelapan dalam diriku, tersembunyi sisi terang yang selama ini tak terlihat olehku.

Belajar dari sini, guncangan hidup memang tak ditentukan oleh kejadian luar, melainkan oleh kualitas keheningan di dalam. Artinya, hidupku aku sendiri yang menentukan. Apapun halangannya, seburuk apapun sugesti yang kuterima dari kejadian di sekitarku, sepahit apapun lidahku mengecapnya, sepanas apapun telingaku mendengarnya, sebesar apapun lukanya, dengan keheningan yang mendalam tak terjadi guncangan apapun dalam diriku.

Kuhembuskan seluruh udara kotor dalam tubuh ini sekuat-kuatnya. Kutarik kembali hawa murni kehidupan duniawi ini perlahan dan kuhembuskan lagi. Ternyata sungguh kurasakan kenikmatan dan keindahan perjalananku setapak demi setapak menyusuri setiap pintu yang terkadang sulit dibuka dikala aku masih belum mau terbuka terhadap diriku sendiri dengan bersyukur atas semua pengalaman yang kumiliki. Namun, andai saja hidup ini tak bisa diubah, aku akan tetap dan terus belajar mengubah sikap dan cara memandang hidupku. Pada akhirnya yang tersisa hanya keindahan.

Perlahan aku mulai membuka mataku. Kucoba untuk fokus sejenak dengan penglihatanku. Lalu kuperhatikan sekelilingku. Hmm...masih sepi. Kualihkan pandanganku ke langit dan kusapa ia dengan penuh rasa syukur. Terima kasih sahabatku. Kini aku mengerti dengan sangat jelas arti pertemuan kita malam ini. Meski tak nampak, tapi terlihat dengan baik dari "dalam" sini.

Aku tak lagi gelisah, tak lagi takut, tak lagi bingung dengan keadaan di luar sana karena di dalam sini sama sekali tak terjadi apa-apa bagiku. Aku bisa tersenyum, aku bisa tertawa, aku bisa melangkah tanpa harus gelisah dan takut dengan tatapan nanarmu langitku.

Salam cinta dan persahabatan dariku untukmu sahabatku.
________________________
Salam cinta dan persahabatan...

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Doni Cerita Tentang Cinta ✔